Jumat, 21 November 2014

CAMPING CERIA WITH ARKEO UNUD 14 AND BULE CANTIK DI PANTAI PONDOK PEMUDA



Di malam ini...aku tak dapat memejamkan mata…terasa berat…
Foto 1 On The Way ke Pantai
Hm…lirik lagu diatas cocok banget dengan peristiwa gue kemarin kawan. Tapi bukan karena insomnia…tapi…karena kemarin tepatnya tanggal 21 – 22 November 2014 aku mendapatkan kehormatan untuk diundang dalam acara camping ceria bareng anak Arkeologi Unud 2014. Asyek. Lebih seru lagi acara ini juga mengundang satu sahabat bule. Namanya Valeria dari Italia. Jumlah anak Arkeo ada 22 ditambah aku dan Valeria berarti 24.
Kami semua berkumpul di kampus Nias. Kesepakatan kumpul jam 4 sore. Tapi molor. Biasa, warga Indonesia yang cinta banget dengan jam karet. Awalnya molor 1 jam. Akhirnya molor 2 jam. Dengan mengendarai sepeda motor, kami berangkat secara bergelombang. Sampai pantai otomatis hari sudah gelap. Tapi, semangat semua yang ikut tidak padam. Sama seperti sinar lampu senter yang menemani langkah kami menyuusuri jalan setapak menuju pantai. Hal pertama yang dilakukan setibanya di pantai adalah mencari kayu, mendirikan tenda. Satu kepala koki kita si Besra dengan cekatan
Foto 2 Kepala Koki kita..Besra
langsung mengolah ikan laut yang sudah dibawa. Vero, Ramzi, dan Nizar sibuk menyiapkan api. Satu hal yang membuat kami tertawa. Gue kirim SMS pada korti (coordinator tingkat atau bahasa jadulnya adalah ketua kelas) untuk bawa gallon. Maksud gue plus isinya. Tapi, dasar anak pintar bahasa Indonesia. Dia cuman bawa galonnya doang. Sedangkan kita sudah kehausan. Semua hanya tertawa. Akhirnya, bapak acara si Vero mengajak salah satuu cowok untuk pergi membeli air. Tepuk tangan atas keputusan yang bijak (lebay). Acara panggang memanggang tidak berlangsung lama. Ada 3 menu. Ikan bakar, udang bakar, dan sosis bakar. Semua disantap dengan nasi bungkus. Hehe…tradisi makannya sama. Dijejer – jejer terus duduk mengkotak, karena memang bentuknya kotak (gaje). Terus, foto narsis 2 kali, doa bareng – bareng, makaaaaaan sampai kenyang.
Foto 3 Kord. Acara Ryan (Tengah)
Foo 4 Makan bareng
Acara selanjutnya ada acara api unggun. Ini acara paling intinya. Dibuka oleh coordinator acara, yaitu si Unta. Hehehe…bercanda. Namanya Ryan. Ia mempersilahkan ketua acara untuk memberikan sambutan singkat. Hohe…dengan keren Vero memberikan sambutan singkat. Gue bilang keren karena dari sini gue bisa nangkep. Dibalik kemalasan Vero di kelas (rajin bolos kuliah), dia nggak males untuk merangkul teman – temannya ke dalam acara yang tujuannya sangat mulia. Menumbuhkan dan mempererat persaudaraan satu kelas. “Semoga setelah acara ini ketua acara tidak malas kuliah lagi ya….”, celetuk anak – anak yang hanya ditanggapi senyuman manis dari Vero. Hahaha…
Foto 5 Ketua Acara : Vero (Kiri)
Acara api unggun seru banget. Satu per satu anak – anak dapat kesempatan untuk mengeluarkan uneg – uneg dan juga saling membri semangat. Dan ditutup dengan sambutan dari Mbak Kentang (baca:gue). Asyek. Terus lanjut dengan acara main kea lam mimpi rame – rame deh…Tapi sebagian ada yang nggak tidur. Acara api unggun selesai jam berapa gue lupa. Tapi udah pagi walau masih gelap. Anggap aja dini hari.
Besoknya semua beres – beres, terus cap cus ke rumah masing – masing.
Bagi gue sebagai manusia yang diseniorkan disana (tersanjung banget walau membuat gue inget kalau gue yang paling tua) sangat amat salut. Ini adalah awal cara menjalin persaudaraan yang asyik. 
Foto 6 Doa Bersama Sebelum Pulang
Gue pernah lihat ini. Bahkan mengalami. Tapi untuk selanjutnya belum berhasil karena semuanya termasuk gue sudah jarang bertemu. Bahkan, ada yang pergi. Semoga, perkumpulan yang terdiri dari adek – adek gue ini bisa berlanjut. Sangat berterima kasih diajak menjadi bagian dari momen mereka yang menyenangkan.
Ini perjalanan kami. Oya, hahahaha….sampai lupa. Nama pantai yang dikunjungi adalah Pantai Pondok Pemuda di Jimbaran. Banyak momen persahabatan tumbuh disini. Tidak sedikit pula yang hanya berakhir di pantai itu. Bagaimana dengan persahabatan Pasukan Arkeo Unud 14 ini…? Semoga mereka menjadi salah satu perkumpulan persahabata yang tidak hanya mampu mengawali tapi juga terus menjaga hingga akhir hayat. Amin.
Foto 7 Ini Mereka
Satu bukti lagi. Alam memberikan kita tempat untuk menciptakan momen cantik dengan sahabat. Alam tidak hanya menyajikan kecantikan wajahnya. Tapi juga memberikan aura yang benar – benar magic banget. Menumbuhkan tingkat emosional pada manusia. Gue pernah. Menemukan sahabat dari alam yang bahkan bisa menjadi lebih dari saudara. Sejak SMA hingga sekarang (miss them). Aku yakin. Mereka bisa.
Petualangan Kentang kali ini berkesan banget. Tidak sabar menanti kesempatan berpetualang berikutnya. Sampai jumpa. Cintai Alammu, maka alampun akan membalasnya.
Foto 8 Kentang & Valeria

Posting Komentar