Senin, 07 April 2014

SERBA SERBI JA'IM VERSI UKHTI FLO UNTUK MUSLIM DAN MUSLIMAH



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Jaim alias jaga image. Istilah ini pasti sudah tidak asing di telinga teman – teman. أَنْتُمْ (you for boys) dan أَنْتُنَّ (you for girls) yang merasa gaul pasti tahu seperti apa orang yang di anggap jaim. Yup… betul banget, orang yang terkesan menjaga wibawa. Orang yang bisa dibilang kadang terlalu ekstrim dalam menjaga wibawanya yang merasa dirinya mewah bangeeeeeeeeeeeeet. Kayak jaim makan di warung kelontong. Jaim pakai helm butut, jaim pakai baju model lama. Dan jaim untuk tidak terlihat norak walau sebenarnya itu bukan sesuatu yang norak. Jaim hidup sederhana. Walah… apalagi bagi رِجَالٌ (boys) yang lagi PeDeKaTe nih sama gebetannya. Hm… pantang untuk memakai sesuatu yang bisa bikin نِسَاءٌ (girls) illfeel. Sampai bela – belain pinjem sepeda motor teman yang lebih keren. Motor dengan merek terbaru dan model terbaru pula. Malu, pakai motornya yang cuma motor bebek dengan status kredit. Kagak tahu aja motor hasil pinjaman teman juga kreditan yang belum lunas. Untuk yang نِسَاءٌ pantang pakai aksesoris biasa – biasa aja. Sampai – sampai nih… bela – belain minjem aksesoris ibunya. Walah… jadi kayak emak – emak dong…
Suatu saat أَنَا (I) nanya sama temen أَنَا,”Sebenarnya…jaim itu perlu nggak sih…???”
أَنْتُمْ dan أَنْتُنَّ tahu nggak هُوَ (he) jawab apaan…Dia jawab ini nih…
”Ah… Kagak perlu men… Jadi diri sendiri aja …tampil apa adanya….bla bla bla…”
Itu kata temen أَنَاdengan argumennya yang berbab – bab sampai أَنَا ngantuk ndengerinnya. Tapi intinya هُوَ menolak kata jaim.
Tapi…menurut أَنَاjaim itu…PERLU BANGET…
Eits….jangan protes dulu ente…
Maksud أَنَا, jaim itu dalam arti yang sebenarnya menurut pandangan Islam. Bukankah didalam ajaran Islam diajarkan untuk beretika dalam bergaul. أَنَا mengartikan etika itu salah satunya ya jaim. Jaim. Jaga image dari hal – hal buruk. Jaga image untuk menolak berpakaian semewah apapun, menggunakan barang semahal apapun dengan label PINJAMAN. Apalagi barang pinjaman yang masih dalam status KREDIT. Jaga image untuk tidak menyetujui kegiatan yang tidak bermanfaat. Seperti mabuk, judi, nongkrong nggak jelas. Masak malam Minggu berduaan di kuburan ??? Hm… mau janjian nongkrong ama pocong dan kuntilanak.???
“Halo Cong…ntar malem gue dateng ke kuburan loe ya…kita nongkrong bareng pacar gue…nih…ada sebaskom mawar sama kenanga buat loe…Ajak juga kuntilanak ya…??”
Oh… please deh…nggak banget booooo…..!!!!!!!!!!!!
Tapi teman – teman….
Jaim juga harus kita terapkan karena fungsinya adalah sebagai rem atas sikap antum ke orang lain. Jaim untuk berkata lembut di hadapan orang tua. Walau sebenarnya saat keseharian berceloteh kayak Omas. Jaim untuk tidak sok SKSD sama orang yang benar – benar asing buat antum. Jaim untuk tidak mendekati orang – orang yang berperilaku negative. Masak kalian mau berteman baik dengan orang yang kerjaannya mabuk, judi, mengkonsumsi narkoba. Iya kalau antum bisa rubah dia. Kalau antum yang dia rubah jadi sama kayak dia bagaimana..??? Do you want to be like that…??? Kalau raga…sing nyak maketo…
Pada intinya jaim itu perlu. Asal digunakan sesuai dengan kondisi. Jaim itu perlu untuk membuat diri antum tetap berjalan lurus. Tetap di jalan yang bener, tapi banyak teman juga. Jangan jadikan jaim itu sebagai ajang untuk terlihat berkelas or gaya orang elite. Kalau biasa – biasa aja…ya biasa aja…nggak usah sok – sokan.………Jaim itu bukan berarti menjadi orang lain. Tetap dengan gaya diri sendiri. Hanya saja, kendalikan karaktermu. Agar orang lain pun nyaman denganmu…kamu pun aman….
For the last…. Jaim itu bukan label bahwa LOE BERKELAS. Jaim itu KONTROL DALAM BERETIKA tanpa merubah KARAKTERMU…
Semoga bermanfaat….
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

FD2K





Nb : penulis juga masih dalam tahap belajar bahasa Arab yang dasaaarr banget… Ada salah…mohon maaf yeee…yang mau saran or kritik hubungi penulis lewat Pocong atau Kuntilanak…eh…salah…lewat aye langsung aje
Posting Komentar